Halal Bihalal Unesa, Gus Ali Ajak Civitas Akademika Perkuat Ukhuwah dan Kinerja

Surabaya, AULA– Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan kegiatan Halal Bihalal dan pengajian, pada Jum’at 21 Mei 2021 pukul 13.00 Wib. Dengan tema Kuatkan Silaturrahmi dan Tingkatkan Kinerja untuk Unesa Satu Langkah di Depan, di Auditorium Gedung Rektorat Unesa Jl Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak rektorat dan tenaga pendidikan Unesa secara langsung sesuai protocol kesehatan dan dilaksanakan secara daring melalui streaming youtube Kece TV Unesa. Dengan peserta daring mencapai kurang lebih 500 peserta dari kalangan Civitas Akademika, Mahasiswa, bahkan ada peserta dari luar Unesa yang Nampak mengikuti kegiatan ini.

Dalam sambutanya Prof DR Nurhasan Mkes Rektor Unesa mengatakan, di momen Idul Fitri 1442 Hijriah, mengucapkan permohonan maaf atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja kepada seluruh civitas akademika. Selain itu dirinya mengungkapkan selama ini perkuliahan telah dilaksanakan daring, untuk selanjutnya telah didiskusikan agar bisa diadakan wisuda secara luring mulai tahun 2021 akhir.

Acara ini juga dihadiri oleh KH Agoes Ali Masyhuri Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat. Sebagai pengisi tausiyah untuk para peserta yang hadir baik secara langsung maupun via streming youtube.
Dalam tausiyahnya Gus Ali menyampaikan mengenai keutamaan niat dalam melakukan ibadah.

Menurutnya, sesungguhnya amal itu tergantung pada niat. Dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang diniatkan. Maka sering dirinya sampaikan dalam berbagai kesempatan, banyak amal biasa menjadi bermakna karena dibungkus dengan niat yang tulus dan benar. Banyak kewajiban menjadi sia-sia karena tidak dibarengi dengan niat yang tulus dan benar.

 

“Pandai-pandailah menata niat karena bagusnya niat akan menentukan kualitas amal. Seorang Sufi kenamaan yang bernama Dhul Nun Al Misri pernah ditanya oleh salah satu pengikut setianya. Syaikh apa tanda seseorang punya niat benar dalam beramal, beliau menjawab dengan cerdas punya niat benar dalam beramal adalah tidak malas tidak gampang putus asa bila menemukan kesulitan, hambatan, dan senantiasa bergantung pada Allah SWT,”tutur Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim ini.

Selanjutnya Gus Ali menuturkan, mengenai bagaimana keutamaan menyambung tali silaturahim. Bahwa manusia memang punya ego tinggi, bahkan bisa jadi ego seseorang tidak mau menyambung tali silaturahim. Makan berilah hadiah kepada orang yang tidak pernah memberikan hadiah kepadamu sing loman marang wong sing medit karo awakmu. Karena berbuat baik sama orang yang baik kepadamu itu biasa tetapi kalau besikap baik atas orang yang pelit terhadap kamu itu baru luar biasa. Prilaku ini salah satu cara untuk bisa memulihkan tali silaturahim.

Kemudian, ada 9 tingkat kecerdasan tapi yang dibahas adalah kecerdasan emosial. Menurutnya meskipun ada seseorang yang ilmunya banyak, jika memiliki sikap pemarah, maka habis sudah kecerdasanya. Misalnya kalau ada kiai kok suka marah-marah segera periksakan, karena sarana kepemimpinan adalah dada yang lapang. Bahasanya Alhmarhum Pak Harto mikul duwur mendem jero. Sehingga seseorang yang memiliki kecerdasan emosional bagus, lebih bisa menjadi seorang pemimpin.

“Mudah-mudahan keluarga besar Unesa ini terutama rektornya insyallah senantiasa cerdas dalam menata niat, dan memiliki kecerdasan emosional yang bagus,”tegas Gus Ali.

Kegiatan ini ditutup dengan pembagian doorprize untuk seluruh peserta yang hadir. Diantaranya pembagian sekitar 40 sepeda, 48 tabungan senilai Rp 500.000,- dari Bank BTN, Setrika, Kompor gas, Doorprize dari Bank BRI, kulkas dari Bank Jatim dan lain sebagainya. Red

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

TERPOPULER

TERBARU

AMTV CHANNEL

AULA CHANNEL