Beasiswa YYGS 2022 di Yale University Dibuka, Ini Kisah Alfath Alumni 2021

“Yale Young Global Scholars (YYGS) Connect ini merupakan program yang langka di dunia. Sebuah program pra-kuliah untuk siswa setingkat SMA. Program YYGS ini unik, mengajak saya berpikir, bukan sekedar belajar”, kata Alfath Flemmo alumni penerima beasiswa YYGS 2021 di Yale University, Amerika Serikat.

Jombang, AULA – Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa (18), kerap disapa Alfath Flemmo, merupakan siswa kelas XII Bahasa MAN 1 Jombang, Jawa Timur. Ia dapat dibilang, merupakan pelajar pengukir sejarah bagi sekolah Madrasah Aliyah (MA) di Indonesia yang berhasil lolos program YYGS 2021.

Bagi pelajar Indonesia, beasiswa merupakan jalan keluar terbaik untuk menggapai pendidikan tertinggi. Program YYGS Connect bisa menjadi pilihan untuk mewujudkan mimpi bagi siswa berprestasi setingkat SMA. Program ini ditujukan bagi siapapun yang mau belajar dan bekerja keras untuk menggapai mimpinya.

Pria kelahiran Jombang, 3 Februari 2004 ini mengatakan bahwa melalui program YYGS, ia mendapat pengalaman sangat berharga.
“Melalui pembelajaran metode canvas, saya mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan keilmuan yang tidak biasa ditemukan di sekolah SMA pada umumnya”, ujar Alfath.

Program YYGS summer course merupakan kesempatan emas bagi siswa SMA dari seluruh dunia dalam mengeksplor berbagai bidang akademisi. Empat bidang studi yang ditawarkan YYGS, yaitu Innovations in Science and Technology (IST), Literature Philosophy and Culture (LPC), Politics Law and Economic (PLE), Solving Global Challenges (SGC).

Maharsyalfath mengatakan proses seleksi program YYGS Connect ini sistematis, rumit, dan ketat. Prosesnya melibatkan orang tua, sekolah, referensi kepala sekolah, dan wali kelas. Ada 28 tahapan formulir pendaftaran yang harus ia selesaikan. Pendaftaran dibuka mulai bulan September. Sedangkan pengumuman hasil seleksi di bulan Desember.

Alfath yang juga kreator di channel YouTube Flemmo Music ini mendapat dukungan penuh dari guru pembimbing ketika mendaftar program YYGS.
“Dalam proses pendaftaran, saya dibimbing oleh kepala sekolah dan wali kelas. Rekomendasi guru pembimbing ini sangat penting untuk proses pengajuan beasiswa YYGS Connect”, jelasnya.

Banyak cerita menarik lainnya yang terjadi selama program. Contohnya, saat siswa mengikuti proyek capstone atau seminar senior. Ini merupakan sesi dinamika kelompok untuk memecahkan masalah.

Dalam sesi ini, Alfath bersama siswa lainnya diharuskan bekerjasama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah sesuai topik tertentu. Beberapa siswa yang awalnya memiliki rasa gugup dalam berinteraksi dengan orang lain menjadi lebih terbuka setelah menghadiri proyek capstone.

Serunya program YYGS membuat Alfath menjadi lebih fokus pada minat. Dirinya semakin bersemangat untuk mendalami dan mempraktikkan Ilmu Bahasa, Filsafat, dan Budaya melalui musik.

Di akhir program YYGS, Alfath menciptakan karya berupa lagu, judulnya “Awareness”. Lagu ini menceritakan tentang kesadaran menjaga kesehatan di tengah pandemi corona, Covid-19.

Pesan Alfath bahwa masa pandemi bukanlah halangan bagi generasi muda untuk berkarya demi kehidupan yang lebih baik.
“Perjalanan selama kegiatan YYGS telah mewarnai hidup saya. Dan, saya telah mengabadikannya melalui tulisan ini sebagai pengalaman yang luar biasa”, pungkasnya.

Tertarik beasiswa YYGS Connect 2022?
Yuk siapkan diri kalian. Pendaftaran untuk beasiswa YYGS dibuka bulan September tiap tahun. Silakan klik situs web ini: globalscholars.yale.edu. *Alfath.

Penulis:
Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa (18), siswa kelas XII Bahasa MAN 1 Jombang, Jawa Timur, Penerima Beasiswa Yale Young Global Scholars (YYGS) Connect 2021 di Yale University, Amerika Serikat.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berita Terkait

TERPOPULER

TERBARU

AMTV CHANNEL

AULA CHANNEL

AMTV Live
BolaMakanBola
Aulanews
E-Harian