Adakan Kajian Agama, ITS Bekali Mahasiswa Wawasan Islam Rahmatan Lil Alamin


Surabaya, AULA – Kajian agama di kampus Islam sudah tidak asing lagi dilakukan. Justru sebaliknya di kampus umum yang mahasiswanya heterogen atau campuran, mulai digalakkan kembali. Untuk memberi pendadaran mengenai konsep Islam Rahmatan lil Alamin dan Ukhuwah Islamiyah. Sehingga lulusan kampus umum juga tidak kalah wawasan keislamannya dengan kampus Islami. Termasuk di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, yang juga mengadakan  kajian rutin keislaman.

Seperti yang diupayakan oleh Ardy Maulidy Navastara, yang merupakan Sekretaris Divisi Pendidikan dan Dakwah Takmir Masjid Manarul Ilmi ITS. Dirinya beserta para pengurus di Masjid Manarul Ilmi mengupayakan adanya pengajian di kampus umum seperti ITS. Untuk menyebarkan dakwah Islam dengan menyesuaikan pengembangan teknologi yang ada.

Seperti, kegiatan pengajian Ba’da Subuh yang diadakan tiap Rabu dan pengajian Ba’da Ashar yang sering diadakan. “Terkait dengan program takmir Masjid Manarul Ilmi ITS ini, sebenarnya sudah menjadi rutinan dan berlangsung sejak kepengurusan yang lalu. Baru tahun 2020, bersamaan masa pandemik dan bertepatan bulan Ramadhan, pengajian ini beralih menjadi daring hingga sekarang.”aku sapaan Ardy ini.

Ardy menerangkan, bahwa program pengajian ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan pembinaan umat. Untuk warga ITS secara khusus, yang terdiri dari dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ITS. Tidak menutup kemungkinan kalau dilakukan secara daring, bisa disebarluaskan informasinya melalui media sosial, maka orang-orang secara umum bisa mengikuti pengajian itu.

“Program dari takmir ini intinya adalah untuk pelayanan dan pembinaan umat. Saya sebagai sekretaris dari divisi Pendidikan dan Dakwah mempunyai tugas, untuk memberikan pelayanan kepada umat ini melalui pendidikan dan dakwah. Salah satunya melalui kajian kitab maupun pengajian. Jadi tujuan pengajian ini kita menekankan syiar agama, dan memberikan wawasan kepada umat, khususnya kepada warga ITS.”tuturnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak kampus, terutama dari rektor dan penjabat. Artinya dengan adanya kegiatan di Masjid Manarul Ilmi, semua pihak berharap bisa mendapatkan manfaat yang sebaik-baiknya bagaikan oase di tengah padang pasir perumpamaan haus agama. Dengan memberikan harapan kesejukan untuk umat melalui pemahaman agama yang benar yakni Islam Rahmatan lil Alamin, dan mempererat Ukhuwah Islamiyah.

Untuk itu Ardy beserta pengurus, dalam menentukan materi dan pemateri, terlebih dahulu melakukan musyawarah. “Harapannya di dalam memberikan materi, bisa memberikan manfaat yang baik dan seluas-luasnya buat umat. Kemudian karena kita juga mengikuti perkembangan zaman terhadap penceramah-penceramah yang kira-kira mana yang tepat dan pas untuk warga ITS, utamanya inti substansi ceramahnya itu yang sejuk yang tidak mengadu domba umat.” pungkasnya.


Editor :Diah Rengganis