Deklarasi Rabu Hijau, Ansor Sidoarjo Siap Sukseskan Pemilu


Sidoarjo – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menggelar rapat kordinasi cabang (Rakorcab) dengan melakukan Deklarasi Rabu Hijau. Gerakan ini merupakan aksi untuk membantu aparat, serta mengawal pelaksanaan pemilihan umum atau Pemilu, 17 April mendatang.

Deklarasi Rabu Hijau ini dihadiri seluruh pimpinan, anggota Ansor, dan Banser se-Kabupaten Sidoarjo. Mereka berikrar 7 maklumat dalam membantu aparat dan mengawal pelaksanaan Pemilu, dan mengenakan baju putih.

Ketua PC GP Ansor Sidoarjo mengatakan, tujuan diadakan deklarasi ini untuk mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu. “Dengan harapan untuk menekan angka kecurangan dalam pencoblosan,” katanya, Rabu (3/4).

Dirinya mengimbau seluruh anggota Ansor dan Banser untuk memakai baju berwarna putih sebagai bentuk mengawal capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. “Selain itu untuk memantau pelaksanaan pemilu pada 17 April mendatang di seluruh tempat pemungutan suara,” kata pria yang akrab disapa Gus Rizza, usai deklarasi di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo.

Pihaknya berharap, Ansor dan Banser di seluruh wilayah tingkat desa hingga kabupaten bisa membantu masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara dan tidak golput. “Jika ditemukan warga yang cacat, anggota Ansor dan Banser siap mengawal datang ke TPS agar hak suaranya tersalurkan dalam memilih presiden dan wakil presiden,” jelasnya.

Dalam Pemilu mendatang, Ansor Sidoarjo sendiri akan menerjunkan 15.000 anggota yang terdiri dari Ansor, Banser dan Rijalul Ansor untuk mengawasi 5579 Tempat Pemungutan Suara atau TPS, yang tersebar di kabupaten Sidoarjo.
“Di masing-masing TPS, kami akan menempatkan anggota Ansor sebanyak tiga orang, dengan memakai baju putih sesuai arahan Pimpinan Pusat GP Ansor,” pungkas Gus Rizza. (Moh Kholidun/Syaifullah)


Editor :syaifullah