Innalillahi, Kiai Najib Master Of Qur’an Krapyak Meninggal Dunia


JOGJAKARTA, Aula – Kabar duka kembali datang dari kalangan pesantren, sore ini kabar duka itu viral di media sosial. Telah berpulang ke Rahmatullah KH. Najib Abdul Qodir Munawwir, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Panggungharjo, Sewon Bantul, Jogjakarta baru saja Senin 04 Januari 2021 pukul 18.00 WIB.

 

Kabar duka itu begitu cepat viral di jagat maya. KH Raden Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir, Sang Ahli Qur’an, Master of Qur’an-nya Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak saja tidak segan menundukkan kepala, tanda permisi ketika lewat di hadapan banyak orang.

Kiai Najib pada masa hidupnya mengatakan Buah Al-Qur’an adalah Kebahagiaan Dunia Akhirat. Bagi siapa saja yang hafal Al-Qur’annya sudah lancar, dalam menjaga hafalannya bisa dilakukan dimanapun, dia berada dan tidak harus sambil membaca dan duduk saja, tetapi bisa dilakukan sesuai dengan keadaan apa yang dilakukan semisal sambil berjalan, sambil rebahan, sambil naik kendaraan dan lain sebagainya” kata KH. Raden Abdul Qodir Munawwir.

 

Ada sebuah cerita yang pernah disampaikan KH Fairuzi Hafidz, salah satu pengasuh pondok kepada penulis. “Dulu saat di Makkah, KH Munawwir kirim surat kepada orang tuanya yang ada di Yogya, isinya mohon doa restu ingin menghafal Al-Qur’an di sana,” terangnya.

 

Saat orang tuanya masih agak heran karena Al-Qur’an cukup tebal, sudah datang surat kedua. “Alhamdulillah berkat restu bapak-ibu, ananda mampu menghafal Al-Qur’an,” sebut KH Fairuzi seraya menjelaskan kedua surat dari Si Mbah Kiai Munawwir hanya berjarak sekitar 40-70 hari.

 

Hingga saat ini kepemimpinan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak mencapai generasi ketiga. Dipegang tujuh pengasuh yang diketuai KH R Muhammad Najib Abdul Qodir. Menurut pengakuan beberapa santri ndalem, ia saat mengigau dalam tidur saja yang keluar adalah hafalan Al-Qur’an, begitu juga saat sema’an, tertidur langsung bisa meneruskan bacaan sebelumnya.

 

Kiai Najib saat ini berusia 64 tahun. Ia yang tetap tampil bersahaja, namun memiliki kemampuan menghafal yang linuwih, pantas membuat Ustadz Yusuf Mansur pun terpana.

 


Editor :redaksi