Pengasuh Pesantren Modern Al-Fatimah Dukung Penuh Calon Tunggal Kapolri Pilihan Presiden Jokowi


Bojonegoro – Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah Bojonegoro Dr.KH. Tamam Syaifuddin. M.Si, menyatakan sikapnya mendukung Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal kepala Kepolisian Republik Indonesia yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo.

Diketahui, Nama Listyo memang sejak sebelumnya santer terdengar sebagai calon kuat kapolri di antara lima nama lain yang diserahkan Komisi Kepolisian Nasional ke Jokowi.

Selain Listyo, nama yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ke Jokowi adalah Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Arief Sulistyanto, dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Agus Andrianto.

Mereka diusulkan untuk menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021.

Kiai Tamam menyampaikan di masa pandemi ini banyak terjadi musibah bencana alam dan semakin menguatnya aksi-aksi intoleransi dan SARA yang dibungkus dengan isu agama. Maka, negara membutuhkan sosok Kapolri yang tegas, lugas, ikhlas, cerdas dan professional seperti Komjen Listiyo Sigit Prabowo.

Menurutnya, Komjen Listiyo sosok yang pas menduduki jabatan Kapolri saat ini. “Sekali lagi, kita mendukung karena bangsa Indonesia butuh sosok Kapolri yang tegas, lugas, ikhlas dan cerdas profesional dan itu ada di Pak Listiyo Sigit Prabowo” terang Kiai Tamam kepada AULA pada Sabtu 16 Januari 2021.

Kiai Tamam dikenal sebagai kiai yang memiliki kedekatan dengan tokoh elit pejabat tingkat lokal dan nasional. Hal ini dibuktikan dengan Pondok Pesantren Al Fatimah Bojonegoro yang diasuhnya, sering mendapat kunjungan dari tokoh-tokoh elit nasional atau pejabat tinggi negara. Mulai dari Gubernur Jawa Timur Khofifah, Ketua DPD RI La Nyalla hingga Menteri Kabinet Jokowi, dan yang terbaru Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid.

 


Editor :lina