Siswa Madrasah Meraih Beasiswa di Yale University


Jombang, AULA – Beasiswa pendidikan dibuka sebesar-besarnya. Baik untuk tingkat sekolah menengah hingga universitas. Informasi mengenai beasiswa mudah untuk dilihat. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seperti yang didapatkan oleh Maharsyalfath Izlubaid Qutub Maulasufa siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jombang. Dirinya berhasil mengikuti salah satu program beasiswa di luar negeri, meskipun belum lulus dari madrasah.

Dia terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam program Yale Young Global Scholars (YYGS) yang dilaksanakan oleh Yale University, salah satu Ivy League University di Amerika. YYGS merupakan program pengayaan akademik bagi siswa setingkat SMA dari seluruh dunia yang diselenggarakan oleh Yale University dengan durasi selama 2 minggu.

Program summer course yang akan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021 ini merupakan kesempatan besar bagi siswa SMA dari seluruh dunia untuk mengeksplor berbagai bidang akademisi, baik itu urusan global, sejarah, seni, ekonomi, biokimia, keadilan sosial, dan lain-lain. Program ini memberi wadah bagi generasi muda untuk saling berjejaring dengan berbagai perspektif dari berbagai latar belakang komunitas yang berbeda.

Alfath yang diterima  di bidang Literature, Philosophy, & Culture memaparkan bahwa proses seleksi untuk mengikuti program global ini cukup rumit dan ketat. “Proses pendaftarannya sistematis, rumit, detail, dan melibatkan orang tua, sekolah, kepala sekolah, dan wali kelas. Ada 28 tahapan formulir pendaftaran yang harus saya lalui” Dirinya pun mengaku senang ketika dinyatakan lolos menjadi duta YYGS di bidang sastra, filsafat, dan budaya.

“Sejak kecil, saya selalu tertarik untuk belajar tentang seni dan budaya. Kakek saya adalah seorang dosen sastra di IKIP Malang (kampus itu sekarang menjadi Universitas Negeri Malang). Beliau memiliki kesempatan pada tahun 1987 untuk berpartisipasi dalam program pertukaran ke Houston, Texas untuk belajar sastra. Beliau memperkenalkan saya pada berbagai budaya, cerita tentang perjalanannya ke Amerika Serikat dan pengetahuan berharga lainnya. Itu telah membangun semangat saya untuk belajar tentang budaya asing,” terang pemuda yang beralamat di Perum Griya Indah AA-2, Jombang ini.

Dengan diterimanya dalam program YYGS yang melibatkan 130 negara, dia yakin bahwa program ini akan memperkaya ilmunya dalam memahami dan belajar secara langsung tentang budaya Amerika Serikat dan negara-negara lainnya di dunia. Serta berhak mendapatkan beasiswa penuh $3,500 dengan cara melalui pengajuan pembebasan biaya kuliah Fully-Funded.

Kendati demikian, program yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021 ini harus dilaksanakan secara online karena pandemi covid-19 yang harus dihadapi oleh masyarakat secara global.

”Sayangnya, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2021 sedang di masa pandemi covid-19, sehingga pelaksanaannya melalui online. Tidak bisa merasakan kuliah tatap muka secara langsung di Yale University, Amerika,” bebernya.

Flemmo merupakan representatif semangat generasi muda yang berani menyalurkan minat, ekspresi, kreatifitas untuk mengenal dunia global dan memperkenalkan budaya Indonesia ke mancanegara.

“Saya ingin membuktikan bahwa semangat berdaya dan berkarya generasi muda tetap bergelora dalam kondisi tidak menentu yang saat ini di masa pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia,” pungkasnya.


Editor :Diah Rengganis